728x90 AdSpace

Latest News
Kamis, 09 Februari 2017

Bupati gresik inventarisir dana EKS PNPM 2014-2015 senilai Rp. 58,1 miliar

GRESIK,infojatim.com - Sambil menunggu dasar hukum untuk pembentukan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto inventarisir Dana Eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) senilai Rp. 58,1 milliar.
 
Adanya wacana Pembentukan Bumdes bersama untuk mengalihkan dana eks PNPM Mandiri oleh Kementerian Desa. Pemkab Gresik mempersiapkan langkah-langkah untuk mempersiapkan pembentukan Bumdes bersama tersebut dengan menginventarisir dana eks PNPM Mandiri yang tersebar di 13 Kecamatan se Kabupaten Gresik.
 
Langkah awal yang dilakukan dalam menginventarisir tersebut, Bupati Sambari Halim Radianto bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa mengumpulkan seluruh Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) eks PNPM Mandiri se Kabupaten Gresik di Ruang Graita Eka Praja, Kamis (09/02/2017).
 
Dalam pertemuan tersebut, Bupati mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan ini sebagai langkah untuk menyelamatkan uang negara. "Kami setuju bila dana eks PNPM ini dialihkan sebagai modal awal Bumdes bersama. Kita inventarisir secara lengkap sambil menunggu dasar hukum dalam pembentukan Bumdes tersebut" katanya dihadapan sejumlah Ketua UPK.
 
Dalam arahannya, Sambari memberikan gambaran Bumdes ini nanti bakal menjadi badan usaha di desa yang berfungsi untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat di pedesaan. "Bumdes ini nanti bisa bekerjasama dengan pabrikan yang ada atau mengelola segala usaha pertanian maupun retail yang beroperasi di desa se tempat" papar Sambari.
 
Terkait penghentian program PNPM Mandiri yang beroperasi sejak tahun 2004 – 2015, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Tursilowanto Hariogi menyatakan bahwa dasar hokum penghentian program ini yaitu Surat Kementerian Desa, PDTT Nomer 134/DPPMD/VII/2015 tertanggal 13 Juli 2015 tentang panduan pengakhiran dan penataan hasil kegiatan PNPM MPd.
 
"Sejak Bulan Desember 2015 hasil kegiatan berupa asset tidak bergerak diserahkan kepada Pemerintah desa setempat. Sedangkan asset berupa dana simpan pinjam sampai bulan Januari 2016 sebesar Rp. 58,1 miliar di 13 kecamatan tetap dikelola oleh pengelola Eks PNPM" katanya.
 
Menurut Tursilo, dana tersebut masih ada dan terus bergulir di masyarakat dalam bentuk usaha simpan pinjam. "Memang tak semua dana simpan pinjam itu lancar. Namun pihaknya atas kesungguhan tenaga Eks PNPM Mandiri yang ada saat ini sebanyak 221 orang ini maka potensial loss sangat rendah" katanya optimis.
 
Hal ini seperti yang disampaikan oleh ketua asosiasi UPK Muhimul Adlim. Sampai saat ini pihaknya telah menginventarisir total Dana PNPM yang ada di masyarakat sebesar Rp. 58,1 miliar. Jumlah ini berkembang jauh dibanding dana awal saat program PNPM pertama kali diluncurkan pada tahun 2004 yang hanya sebesar Rp. 4,1 milliar.
 
"Karena operasional program ini telah dihentikan, maka saya bersama pengelola yang lain atas petunjuk dari Pemerintah membuat semacam AD/ART untuk mengatur sampai hal pada honor yang kami terima. Kami akan menyambut baik usulan Bupati untuk mempersiapkan pembentukan Bumdes tersebut. Kami siap akan melaksanakan inventarisasi lebih lengkap dan menyeluruh" paparnya.

Arz/team/d2g
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Bupati gresik inventarisir dana EKS PNPM 2014-2015 senilai Rp. 58,1 miliar Rating: 5 Reviewed By: Jatim News