728x90 AdSpace

Latest News
Minggu, 22 Oktober 2017

Usai Tasyakuran Terjadi Pengroyokan Tanpa Sebab

JOMBANG jatimnews.com - Minggu tanggal 22 Oktober 2017 pukul 12.40 WIB, bertempat di jalan desa Banjardowo Kec/Kab. Jombang telah terjadi pengeroyokan yang dilakukan oleh kelompok PSHT dengan korban Kelasi Satu Joko Sutrisno (anggota dinas psikologi AL Juanda Surabaya), Kopda Edi Windoko (anggota Korem 082/CPYJ) BP SP3T (Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu) serta empat orang warga sipil.

A. Adapun kronologi kejadian, sebagai berikut :
1. Pukul 08.00 WIB, anggota PSHT yang melibatkan tiga rayon antara lain rayon Sumberejo, rayon Plosogeneng dan rayon Sendangrejo mengadakan acara syukuran / Orkes di lapangan SDN. Sumberejo Ds. Sumberejo Kec/Kab. Jombang namun dalam acara tersebut dihadiri oleh beberapa simpatisan PSHT dari berbagai wilayah di Kab. Jombang.

2. Pukul 12.00 WIB, kegiatan sukuran selesei dan anggota PSHT membubarkan diri dengan cara konvoi naik sepeda motor dengan jumlah sekitar 209 orang.

3. Pukul 12.40 WIB, konvoi simpatisan PSHT melintasi jalan desa Banjardowo berpapasan dengan Kelasi Satu Joko Sutrisno (anggota dinas psikologi AL Juanda Surabaya) dan tanpa ada sebab kelompok PSHT tersebut langsung mengeroyok dan memukuli Kelasi Satu Joko Sutrisno (anggota dinas psikologi AL Juanda Surabaya) selanjutnya di tempat yang sama melintas empat orang warga sipil dan langsung di pukuli oleh kelompok PSHT dan pada saat yang sama melintas Kopda Edi Windoko (anggota Korem 082/CPYJ BP SP3T) yang melihat kejadian tersebut bermaksud melerai pengeroyokan tersebut namun malah dipukuli dan dikeroyok oleh anggota konvoi PSHT tersebut.

4. Pukul 13.00 WIB, korban pengeroyokan mendatangi lokasi acara syukuran PSHT di lapangan SDN Sumberejo Ds. Sumberejo Kec/Kab. Jombang untuk meminta pertanggungjawaban Panitia syukuran PSHT namun pihak panitia tidak mengetahui pelaku yang telah melakukan pengeroyokan tersebut karena dalam acara tersebut panitia hanya mengundang tiga rayon yaitu rayon Sumberejo, rayon Plosogeneng dan rayon sendangrejo akan tetapi pada pelaksanaanya acara tersebut di hadiri oleh simpatisan PSHT dari berbagai wilayah Kab. Jombang yang tidak ikut di undang sehingga panitia acara tidak mengenali seluruh simpatisan PSHT yg hadir dalam acara tersebut.

5. Pukul 15.00 WIB, enam orang Korban pengeroyokan simpatisan PSHT tersebut melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jombang.

B. Adapun nama-nama dan kerugian korban sebagai berikut :
1. Kalesi satu Joko Sutrisno (anggota dinas psikologi AL Juanda Surabaya) luka di pipi karena dipukul menggunakan tangan kosong dan helm.
2. Kopda Edi Windoko (anggota Korem 082/CPYJ BP SP3T) luka dipukuli di bagian kepala menggunakan tangan kosong dan celana sobek.
3. David Supriyono Alamat Dsn. Pelabuhan Kec Plandaan tidak terdapat luka
4. Ilo Gerdi Setiawan Alamat Dsn. Pelabuhan Kec Plandaan tidak terdapat luka
5. Sahrul Febriansyah Alamat Dsn. Pelabuhan Kec Plandaan tidak terdapat luka
6. Frahsa Aditya Alamat Dsn. Pelabuhan Kec Plandaan tidak terdapat luka.

Polres Jombang masih berupaya keras mencari penyebab dari sekelompok anggota PSHT yang sedang konvoi atas kejadian pengroyokan tersebut.


Arifin s,zakaria / Team
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Usai Tasyakuran Terjadi Pengroyokan Tanpa Sebab Rating: 5 Reviewed By: Jatim News